Teknik Pemesinan

Teknik Pemesinan sudah lahir sejak dibangunnya SMK Muhammadiyah 1 Cileungsi tahun 1986. Teknik Pemesinan merupakan turunan dari bidang keahlian ; Teknologi dan Rekayasa -> program keahlian Teknik Mesin -> kompetensi keahlian Teknik Pemesinan.

Pamuji Agustiar selaku Waka produktif mengatakan “di pemesinan membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada”.  Tujuan pemesinan ini untuk mendidik, mentransfer ilmu, dan mempunyai skill keahlian yang berhubungan dengan logam dan dalam metalogi mereka harus menguasai ilmu logam yang akan berhubungan dengan industri.

Teknik Pemesinan sudah 4 kali berganti kurikulum, yaitu : kurikulum 1984, kurikulum 1996, kurikulum 2006(KTSP), dan sekarang kurikulum 2013. Fasilitas praktek Teknik Pemesinan lengkap dan sudah memadai, selain ruang praktek mesin siswa juga diajarkan desain manufaktur menggunakan AutoCAD di Lab. Komputer.

“Teknik Pemesinan ini juga harus bisa mendesaign atau menggambar mesin yang mereka ketahui, dengan bentuk 3D”, Pungkas Pamuji.

Ruang Praktek

Ruang praktek Teknik Pemesinan teridiri dari :

  1. Lab. Perkakas Tangan
  2. Lab. Mesin Bubut
  3. Lab. Mesin Frais & Skrap
  4. Lab. Komputer CAD
  5. Lab. CNC Bubut
  6. Lab. CNC Frais
  7. Lab. Pengelasan SMAW

Adapun mesin praktek yang dimiliki diantaranya ;

  1. Mesin bubut manual ada 14 unit
  2. Mesin Frais Manual ada 2 unit
  3. Mesin Skrap 1 unit
  4. Mesin bor milling 2 unit
  5. Mesin surface grinding 1 unit
  6. Mesin gerinda meja 5 unit
  7. Mesin Bubut CNC 1 unit
  8. Mesin Milling CNC 1 unit

Keunggulan Teknik Pemesinan

Siswa terampil membuat desain manufaktur dengan aplikasi Auto CAD dan mampu membuat program CNC bubut & milling.

59 total views, 1 views today